Cara Menanam Rosemary dari Biji Untuk Pemula dan Cara Perawatannya

Infarm
14 June 2024
.
Cara Menanam Rosemary dari Biji Untuk Pemula dan Cara Perawatannya
1152
.

Menanam Rosemary -  Memberikan sentuhan harum alami di kebun adalah  ide unik yang wajib dilakukan. Kita bisa menanam rosemary dengan santai dan tanpa ribet. Rosemary, si tanaman herbal ajaib yang punya aroma segar dan manfaat dalam masakan.

Jadi, mari kita jinakkan "Si Rosemary" dan ajak dia tumbuh subur di kebun atau dalam pot di rumah. Bersiaplah, karena panduan ini bakal bikin petualangan berkebunmu makin seru dan bermanfaat! Semuanya bisa dilakukan dengan gaya santai dan pastinya mudah dipahami, jadi nggak perlu khawatir untuk pemula sekalipun.

Cara Menanam Rosemary dari Biji

Menanam rosemary dari biji merupakan cara yang menarik untuk memulai tanaman herbal yang harum ini. Meskipun membutuhkan sedikit lebih banyak kesabaran daripada menanam dari bibit atau stek, tetapi hasilnya akan memberikan kepuasan tersendiri. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menanam rosemary dari biji:

Bahan-bahan yang Dibutuhkan:

  • Biji rosemary
  • Pot atau Polybag
  • Media tanam yang gembur dan subur
  • Air
  • Plastik wrap atau kantong plastik transparan (untuk menciptakan kondisi kelembaban)

Baca Juga: 6 Tanaman Herba dan Rempah Untuk Dekorasi Dapur Agar Semakin Estetik

Langkah-Langkah Menanam Rosemary dari Biji:

1. Persiapkan Pot atau Wadah Tanam

Pilih pot atau polybag yang memiliki lubang drainase di bagian bawahnya. Pastikan polybag memiliki ukuran yang cukup untuk menampung beberapa biji rosemary dan memberi ruang bagi tanaman untuk tumbuh.

2. Siapkan Media Tanam

Isi pot dengan media tanam yang sesuai, seperti tanah berpasir atau campuran tanah berpasir dan kompos. Pastikan media tanam tersebut memiliki drainase yang baik agar air tidak tergenang.

3. Tanam Biji Rosemary

Ambil beberapa biji rosemary dan taburkan di atas media tanam di pot. Jangan taburkan biji terlalu rapat karena setiap benih memerlukan ruang untuk tumbuh. Setelah menabur biji, taburi sedikit media tanam lagi di atasnya untuk menutupi biji dengan tipis.

4. Ciptakan Kondisi Kelembaban

Sirami biji rosemary dengan lembut hingga media tanam lembab. Setelah itu, tutup pot dengan plastik wrap atau kantong plastik transparan untuk menciptakan kondisi kelembaban. Ini akan membantu mempertahankan kelembaban yang diperlukan untuk biji agar dapat berkecambah.

5. Tempatkan di Lokasi yang Hangat

Letakkan pot di tempat yang hangat dengan paparan cahaya matahari yang cukup. Rosemary memerlukan suhu hangat untuk berkecambah dengan baik. Pastikan tempat tersebut mendapatkan cahaya matahari minimal 6-8 jam sehari.

6. Perawatan Setelah Benih Berkecambah

Setelah beberapa minggu, biji rosemary akan mulai berkecambah. Setelah benih berkecambah, buka plastik wrap secara perlahan untuk memberikan sirkulasi udara yang lebih baik. Lanjutkan penyiraman secara teratur untuk menjaga media tanam tetap lembab, tapi hindari terlalu banyak menyiram agar tanah tidak tergenang.

7. Penanaman ke Tempat Tetap

Setelah benih tumbuh dan mencapai ukuran sekitar 5-7 cm, saatnya untuk memindahkan tanaman. Pilih lokasi yang sesuai seperti yang telah dijelaskan dalam panduan sebelumnya: sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase yang baik.

8. Tips Perawatan Rosemary

Setelah menanam tanaman rosemary di tempat tetap, terus perawat dengan memberikan penyiraman yang cukup, pemangkasan rutin untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan mempertahankan bentuk tanaman. Untuk pemupukan kita bisa menggunakan pupuk organic seperti POC Daun Infarm, Ini sangat cocok untuk pertumbuhan batang daun daun tanaman.

Baca Juga: 7 Aturan Menyiram Tanaman Hias di Pot, Agar Tumbuh Optimal

Berapa Lama Menanam Rosemary?

Waktu yang diperlukan untuk menanam rosemary bisa bervariasi tergantung pada metode penanaman yang dipilih dan kondisi lingkungan tempat tanaman tersebut tumbuh. Berikut adalah perkiraan waktu yang biasanya diperlukan untuk menanam rosemary dari dua metode yang umum digunakan:

1. Penanaman dari Biji

Jika kita memulai menanam rosemary dari biji, waktu yang diperlukan cenderung lebih lama. Biasanya, Benih mengeluarkan tunas 5 - 8 minggu, panen pertama Rosemary mulai 65 - 115 HST (Hari Setelah Tanam).

2. Penanaman dari Stek

Penanaman stek adalah salah satu cara untuk menanam rosemary. Proses ini memerlukan waktu lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan biji. Kita bisa membeli potongan rosemary di toko atau bisa juga memotong sendiri dari tumbuhan rosemary yang dimiliki.

Perlu diingat, bahwa kesabaran adalah kunci utama dalam menanam rosemary. Proses pertumbuhannya mungkin memerlukan waktu, tetapi dengan memberikan perawatan yang baik dan kondisi tumbuh yang sesuai, rosemary akan tumbuh subur dan memberikan manfaat aromanya yang harum.

Keunggulan Tanaman Rosemary

1. Toleransi terhadap Suhu Tinggi: Rosemary dapat bertahan dalam suhu tinggi, bahkan selama musim panas yang panas dan kering. Mereka biasanya tumbuh subur dan tetap sehat di bawah sinar matahari yang intens.

2. Ketahanan terhadap Kekeringan: Rosemary memiliki kemampuan untuk bertahan dalam kondisi kekeringan. Ini karena daun mereka mengandung minyak esensial yang membantu mengurangi penguapan air melalui proses transpirasi.

3. Ketahanan terhadap Cakram Matahari: Rosemary juga dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap paparan cahaya matahari langsung. Mereka biasanya menyukai lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh selama sebagian besar hari.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias yang Tetap Hidup Tanpa Sinar Matahari Langsung

Apakah Tanaman Rosemary Tahan Terhadap Cuaca Panas?

Tanaman rosemary termasuk dalam kategori tanaman yang tahan panas. Tanaman rosemary berasal dari wilayah Mediterania yang memiliki iklim panas dan kering, sehingga mereka telah berkembang untuk bertahan dalam kondisi panas yang ekstrem.

Meskipun rosemary tahan panas, perlu diingat bahwa mereka juga memerlukan perawatan yang baik selama musim panas. Beberapa tips merawat rosemary saat musim panas adalah:

  1. Penyiraman: Pastikan tanah tetap lembab, terutama saat pertumbuhan aktif. Selama musim panas yang kering, mungkin perlu menyiram lebih sering, tetapi jangan sampai tergenang.
  2. Pengaturan Drainase: Pastikan pot atau polybag rosemary memiliki lubang drainase yang baik agar air berlebih dapat mengalir keluar dan tidak membuat akar terendam.
  3. Mulsa: Menggunakan lapisan mulsa di sekitar tanaman dapat membantu menjaga kelembaban dan mengurangi penguapan air dari tanah.
  4. Penyimpanan Suhu Dingin: Jika tinggal di daerah dengan suhu dingin yang ekstrem, perlu melindungi rosemary dari embun beku. Pertimbangkan untuk membawa pot rosemary ke dalam ruangan atau memberikan penutup kain saat malam hari yang dingin.

Dapatkan update artikel pilhan dan sharing tanaman setiap hari dari Infarm.id. Mari bergabung di Grup Komunitas Telegram “Berkebun Bersama Infarm”, caranya klik link https://t.me/berkebunbersamainfarmkemudian join. Anda harus install aplikasi telegram terlebih dahulu di ponsel.

Artikel Trending